Yesus adalah Tuhan yg mempunyai kuasa mengampuni dosa dan menyembuhkan,
Referensi ayat (Markus 2: 1-12)
Pada suatu kali ketika Yesus sedang memberitakan firman dibawalah kepadaNya seorang yg lumpuh...melihat iman dari orang lumpuh itu Yesus berkata, "hai anakKu dosamu sudah diampuni", tetapi ada juga disana orang-orang ahli taurat, mereka berpikir dalam hatinya, Ia meghujat Allah sebab hanya Allah saja yg mempunyai kuasa mengampuni dosa, Yesus tahu apa yg dipikirkan mereka (karena Ia adalah Allah dan tidak ada yg tersembunyi bagiNya) maka kata Yesus kepada mereka, "mengapa kamu berpikir begitu dalam hatimu, manah lebih mudah mengatakan kepada orang lumpuh ini, dosamu sudah diampuni atau mengatakan bangunlah dan angkatlah tilammu dan berjalan? Tetapi supaya kamu ketahui bahwa di dunia ini 'Anak Manusia' berkuasa mengampuni dosa", dan kepada orang lumpuh itu berkatalah Yesus, "kepadamu Ku katakan, bangunlah angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu", maka orang itu bangun, mengangkat tempat tidurnya dan pergi keluar dihadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua takjub dan memuliakan Allah, katanya, "yang begini belum pernah kita lihat".
Fakta lain "Yesus adalah Tuhan"
Kata-kata yg diucapkan Yesus (yg tidak boleh diucapkan manusia biasa, nabi, dan para rasul, kecuali Yesus sendiri) dalam doaNya untuk murid-muridNya dan untuk orang-orang yg percaya kepadaNya.
Yesus adalah pribadi Allah sendiri, Yesus dan Bapa adalah satu.
Referensi ayat kitab Yohanes 17.
Demikianlah kata Yesus, lalu Ia menengadah ke langit dan berkata,"Bapa telah tiba saatnya, permuliakanlah AnakMu, supaya AnakMu mempermuliakan Engkau. Sama seperti Engkau telah memberikan kepadaNya kuasa atas segala yg hidup, demikian pula Ia akan memberikan hidup yg kekal kepada semua yg telah Engkau berikan kepadaNya. Inilah hidup yg kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yg benar, dan mengenal Yesus Kristus yg telah Engkau utus. Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yg Engkau berikan kepadaKu untuk melakukannya. Oleh sebab itu ya Bapa, permuliakanlah Aku padaMu sendiri dengan kemuliaan yg Ku miliki di hadiratMu sebelum dunia ada" (Yoh 17: 1-5).
"Aku berdoa untuk mereka, bukan untuk dunia tetapi untuk mereka yg telah Engkau berikan kepadaKu, sebab mereka adalah milikMu dan segala milikKu adalah milikMu dan milikMu adalah milikKu, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka. Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia dan Aku datang kepadaMu, ya Bapa yg kudus, peliharalah mereka dalam namaMu, yaitu namaMu yg telah Engkau berikan kepadaKu, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita" (Yohanes 17: 9-11).
"Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang yg percaya kepadaKu oleh pemberitaan mereka, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Engkau ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yg mengutus Aku. Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yg Engkau berikan kepadaKu, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu. Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yg telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku"
"Ya Bapa, Aku mau supaya dimanapun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yg telah Engkau berikan kepadaKu, agar mereka memandang kemuliaanKu yg telah Engkau berikan kepadaKu, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan..." (Yoh 17: 20-26).
Baca juga kesaksian Yesus tentang DiriNya (Yohanes 5: 19-47).
Satu bukti lagi bahwa Yesus adalah Tuhan (Yesus mempunyai juga misi kenabian, tetapi Ia juga adalah Tuhan yg melebihi nabi-nabi lain), sebab Ia punya kuasa dalam ucapanNya meneguhkan hukum taurat (Perintah Tuhan yg diturunkan kepada Musa).
Referensi ayat Matius 5: 17-48.
Matius 5: 17, "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya".
Matius 5: 21-22, "Kamu telah mendengar yg difirmankan kepada nenek moyang kita; janganlah membunuh, siapa yg membunuh harus dihukum. Tetapi Aku berkata kepadamu; setiap orang yg marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yg berkata kepada saudaranya, 'kafir!', harus dihadapkan ke mahkamah agama dan siapa yg berkata, 'jahil!', harus diserahkan ke dalam neraka yg menyala-nyala."
Matius 5: 27-28, "kamu telah mendengar firman; jangan berzinah. Tetapi Aku berkata kepadamu; setiap orang yg memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya."
Matius 5: 31-32, "Telah difirmankan juga; siapa yg menceraikan istrinya harus memberikan surat cerai kepadanya. Tetapi Aku berkata kepadamu; setiap orang yg menceraikan istrinya kecuali karena zinah, ia menjadikan istrinya berzinah; dan siapa yg kawin dengan perempuan yg diceraikan, ia berbuat zinah".
Matius 5: 33-37, "Kamu telah mendengar pula yg difirmankan kepada nenek moyang kita; jangan bersumpah palsu, melainkan peganglah sumpahmu didepan Tuhan. Tetapi Aku berkata kepadamu; janganlah sekali-kali bersumpah, baik demi langit karena langit adalah takhta Allah, maupun demi bumi, karena bumi adalah tumpuan kakiNya, ataupun demi Yerusalem, karena Yerusalem adalah kota Raja besar; janganlah juga engkau bersumpah demi kepalamu, karena engkau tidak berkuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai rambutpun. Jika ya, hendaklah kamu katakan; 'ya', jika tidak hendaklah kamu katakan; 'tidak'. Apa yg lebih dari pada itu berasal dari si jahat."
Matius 5: 38-42, "Kamu telah mendengar firman; mata ganti mata dan gigi ganti gigi. Tetapi Aku berkata kepadamu; janganlah kamu melawan orang yg berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa yg menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu. Dan kepada orang yg hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu. Dan siapa pun yg memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil. Berilah kepada orang yg meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yg mau meminjam dari padamu."
Matius 5: 43-45, "Kamu telah mendengar firman; kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. Tetapi Aku berkata kepadamu; kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yg menganiaya kamu. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yg di Surga, yg menerbitkan matahari bagi orang yg jahat dan orang yg baik dan menurunkan hujan bagi orang yg benar dan orang yg tidak benar."
Matius 5: 48, "Karena itu haruslah kamu sempurna sama seperti Bapamu adalah sempurna".
Jadi kita melihat bahwa ucapan Yesus adalah ucapan hukum dan firman Tuhan sendiri, yg mempunyai kuasa.
Ada beberapa yg tidak mempercayai Yesus adalah Tuhan, perkataanNya, dan perbuatan-perbuatanNya, sekalipun semuanya itu bersaksi bahwa sesungguhnya Yesus adalah Tuhan.
Jadi jika kita menyangka semuanya itu adalah dusta, bagaimana hal itu bisa dikerjakan?, dan jika Yesus adalah pendusta, mengapa Ia tinggal dalam kerajaan Surga?, mengapa semua kitab yg diturunkan dari Allah mengatakan; Yesus akan datang kedua kali untuk menghakimi semua manusia..
Dan kita juga akan memahami siapakah figur 'Bapa'? dan siapakah figur 'Anak' yg disebut sebagai Allah, yg 'banyak menimbulkan pertanyaan' beberapa orang. Apakah Allah itu seperti manusia, menikah dan melahirkan keturunan?
Referensi ayat pokok, Kitab Yohanes pasal 1.
'Bapa' adalah Pribadi dari Allah yg pertama (sebelum Ia mempunyai kehendak datang ke dunia sebagai 'Anak Manusia'). Wujud Allah sebagai 'Bapa', adalah figur yg tidak bisa dilihat dengan mata biasa, Ia seperti Cahaya yg bersinar terang dan menyilaukan. Tidak ada manusia yg sanggup melihat Dia, kecuali oleh perkenanNya sendiri, seseorang boleh mendekat dan melihat Dia, inipun harus dengan syarat bahwa orang tersebut harus menguduskan dirinya terlebih dahulu (seperti Musa yg bertemu dengan Allah di gunung Horeb dan gunung Sinai), (kitab keluaran pasal 3, kitab keluaran pasal 19 & 20).
Allah atau 'Bapa' juga diwujudkan seperti 'Firman' yang berkuasa.
"pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah." (Yohanes 1: 1).
Siapakah figur 'Anak' itu?, mengapa Ia disebut sebagai Allah dan apa tujuan Ia datang ke dunia ini?
Referensi ayat pokok, Yohanes pasal 1.
Figur 'Anak' adalah Pribadi Allah sendiri yg oleh kehendakNya datang ke dunia sebagai Manusia, dan karena Ia datang sebagai Manusia, Ia juga disebut 'Anak Manusia'.
"Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yg terdapat juga dalam Kristus Yesus, yg walaupun dalam rupa Allah, tidak mengaanggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yg harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diriNya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia." (Filipi 2 :5-7).
Tujuan Ia datang ke dunia ini adalah kehendak dari Allah sendiri yg ingin mengampuni dosa manusia, juga karena janji Allah (Bapa) kepada Abraham, bahwa Ia akan membuat keturunan Abraham besar & memberkatinya (Abraham terpilih waktu itu untuk diberkati & keturunannya, karena dari semua orang pada masa itu, didapati hanya Abraham yg mempunyai ketaatan & rasa hormat kepada Allah. Dari keturunan Abraham inilah muncul bangsa israel dan beberapa bangsa lain, namun Israel diberkati Allah karena Israel adalah keturunan langsung dari Abraham & sarai istrinya).
Figur 'Anak' adalah Pribadi Allah sendiri, Ia datang ke dunia pada mulanya bertujuan menggenapi kehendak 'Bapa' yaitu menyelamatkan umatNya yaitu bangsa Israel, tetapi karena banyak dari mereka menolakNya, kasih Allah ini tercurah kepada semua orang yg percaya kepadaNya.
"Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan olehNya, tetapi dunia tidak mengenalNya. Ia datang kepada milik kepunyaanNya, tetapi orang-orang kepunyaanNya itu tidak menerimanya. Tetapi semua orang yg menerimaNya diberiNya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yg percaya dalam namaNya", kitab Yohanes 1:10-12.
"karena begitu besar kasih karunia Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yg tunggal, supaya setiap orang yg percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yg kekal." Yohanes 3: 16.
'Anak' adalah Pribadi Allah 'Bapa' sendiri yg datang sebagai Manusia,
"Firman itu telah menjadi manusia, dan tinggal di antara kita dan kita telah melihat kemuliaanNya, yaitu kemuliaan yg telah diberikan kepadaNya sebagai 'Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran." Yohanes 1: 14.
Bagaimana figur 'Anak' bisa disebut Allah?, dan benarkah Yesus yg disebut sebagai 'Anak Manusia' dan Allah 'Bapa' adalah Pribadi yg sama?
Referensi ayat pokok Yohanes pasal 1.
Bagaimana figur 'Anak bisa disebut sebagai Allah?
Simak bagaimana peristiwa kelahiran Yesus Kristus, kita akan menemukan ada kuasa mujizat Allah disana dan tanda-tanda Keilahian, juga penggenapan nubuatan firman Allah oleh nabi.
Ketika figur 'Anak' yaitu Yesus lahir, Ia lahir dari seorang perawan yg bernama Maria (perawan adalah simbol kekudusan, dan hadirat Allah selalu hadir dalam kekudusan).
Yesus juga dilahirkan oleh perawan Maria yg masih bertunangan dengan Yusuf, tetapi mereka belum menikah (dilahirkan oleh seorang perawan yg belum menikah juga menggambarkan kuasa mujizat/kemustahilan. Dan Allah selalu banyak bekerja dalam kuasa mujizat, sebab tidak ada yg mustahil bagi Allah).
"kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut; pada waktu Maria ibuNya bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami-istri." Matius 1: 18.
"Ia akan melahirkan Anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yg akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka." Matius 1: 21.
"hal itu terjadi supaya genaplah yg difirmankan Tuhan oleh nabi; "sesungguhnya anak 'dara' itu akan mengandung dan melahirkan seorang Anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel"- yang berarti; Allah menyertai kita." Matius 1: 22-23.
Yesus adalah Allah juga bisa dibuktikan dari perbuatan-perbuatanNya yg bersaksi bahwa Dia adalah Allah (baca Yesus adalah Tuhan #1-#3).
Bagaimana figur 'Anak' adalah Pribadi yg sama dengan Allah 'Bapa'?
(simak percakapan Yesus dengan Filipus, di bawah ini)
, dan kita akan sampai pada kesimpulan Yesus dan Allah Bapa adalah satu, yaitu Pribadi Allah sendiri.
"kata Yesus kepadanya; Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yg datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal BapaKu. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia."
"kata filipus kepadaNya; "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami", kata Yesus kepadanya; "telah sekian lama Aku bersama-sama kamu Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barang siapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata; tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yg Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diriKu sendiri, tetapi Bapa yg diam di dalam Aku, Dialah yg melakukan pekerjaanNya. Percayalah kepadaKu, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. Aku berkata kepadamu; sesungguhnya barang siapa percaya kepadaKu, ia akan juga melakukan pekerjaan-pekerjaan yg Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yg lebih besar dari pada itu, sebab Aku pergi kepada Bapa..." Yohanes 14: 6-14.
"Semua telah diserahkan kepadaKu oleh BapaKu dan tidak ada seorangpun yg tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yg kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu". "Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-muridNya tersendiri dan berkata; berbahagialah mata yg melihat apa yg kamu lihat. Karena Aku berkata kepada kamu; banyak nabi dan raja ingin melihat apa yg kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yg kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya." (Lukas 10: 22-24).
Tuhan Yesus memberkati.
Written by ~A, 2010.
Senin, 29 Maret 2010
"Aku menyertai engkau sampai akhir jaman"
Berbahagia adalah orang yg hidupnya benar dihadapanNya, yg mencintai hukum-hukumNya & yg hatinya melekat kepadaNya, Ia akan menyertai, menjaga dan melindunginya senantiasa.
Referensi ayat Mazmur pasal 37, 16, Matius pasal 24, 28, Kisah para Rasul pasal 2.
Percayalah pada firman Allah karena semuanya akan digenapi dan tidak akan bertangguh, nyatakanlah itu dalam hidup kita sebagai jaminan dan kekuatan bagi kita yg mengasihi Dia.
FirmanNya, Ia akan menyertai kita sampai kepada akhir jaman" (Matius 28: 20), firman ini lebih luas di jelaskan dalam kitab Mazmur pasal 37.
Ia akan menjagai kita dari kejahatan orang fasik (Mazmur 37: 32-33) "orang fasik mengintai orang benar dan berikhtiar membunuhnya, Tuhan tidak menyerahkan orang benar itu ke dalam tangannya, Ia tidak membiarkannya dinyatakan fasik pada waktu diadili."
Lukas 12: 4-5, "Aku berkata kepadamu, hai sahabat-sahabatKu, janganlah kamu takut terhadap mereka yg dapat membunuh tubuh & kemudian tidak dapat berbuat apa-apa lagi. Aku akan menunjukkan kepada kamu siapakah yg harus kamu takuti. Takutilah Dia, yang setelah membunuh, mempunyai kuasa untuk melemparkan orang ke dalam neraka."
Tuhan memberi perlindungan saat menghadapi kesulitan (Mazmur 37: 23-24) "Tuhan menetapkan langkah-langkah orang yg hidupnya berkenan kepadaNya, apabila ia jatuh, tidak sampai tergeletak sebab Tuhan menopang tangannya."
Saat kita berpegang pada perintahNya, Tuhan akan menjadi berkat dan perlindungan bagi kita & anak cucu kita, (Mazmur 37: 25-29) "dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua tetapi tidak pernah ku lihat orang benar ditinggalkan atau anak cucunya meminta-minta roti, tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat. Jauhilah yg jahat & lakukanlah yg baik, maka engkau akan tetap tinggal untuk selama-lamanya, sebab Tuhan mencintai hukum, dan Ia tidak akan meninggalkan orang-orang yg dikasihiNya. Sampai selama-lamanya mereka akan terpelihara, tetapi anak cucu orang fasik akan dilenyapkan. Orang-orang benar akan mewarisi negeri dan tinggal di sana senantiasa."
Orang yg hatinya melekat padaNya akan diluputkan pada 'masa kesesakkan itu'. Renungkan firman ini; "Sebab sebagaimana jaman Nuh...sampai Nuh masuk kedalam bahtera dan meraka tidak tahu akan sesuatu sebelum air bah itu datang..."(Matius 24: 37-39) > fokuslah pada Nuh masuk dalam bahtera.
"Pada waktu itu sama halnya jaman Lot....sampai Lot keluar dari Sodom, dan Allah membumihanguskan kota Sodom" >fokuslah pada Lot keluar dari Sodom.
"Pada waktu itu jika ada dua orang di ladang, yg seorang akan dibawa..." (Matius 24: 40-41) > fokuslah pada yg seorang akan dibawa.
Sebelum semuanya itu terjadi akan ada juga masa sengsara yg besar dan jaman antikristus, > fokuslah pada janji Tuhan tentang pengangkatan/rapture dan mereka yg bertahan akan diselamatkan.
Sampai pada akhirnya firmanNya akan digenapi, (Kisah para Rasul 2: 25-24), (Mazmur 16: 8-11) "Sebab Daud berkata tentang Dia: Aku senantiasa memandang kepada Tuhan, karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah. Sebab itu hatiku bersuka-cita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tentram, sebab Engkau tidak menyerahkan aku kepada dunia orang mati dan tidak membiarkan orang kudusMu melihat kebinasaan. Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan, Engkau akan melimpahi aku dengan sukacita dihadapanMu."
Jadi janganlah kita menjadi takut, Tuhan Yesus memberkati kita semua, amien.
Written by ~A, 2010.
Referensi ayat Mazmur pasal 37, 16, Matius pasal 24, 28, Kisah para Rasul pasal 2.
Percayalah pada firman Allah karena semuanya akan digenapi dan tidak akan bertangguh, nyatakanlah itu dalam hidup kita sebagai jaminan dan kekuatan bagi kita yg mengasihi Dia.
FirmanNya, Ia akan menyertai kita sampai kepada akhir jaman" (Matius 28: 20), firman ini lebih luas di jelaskan dalam kitab Mazmur pasal 37.
Ia akan menjagai kita dari kejahatan orang fasik (Mazmur 37: 32-33) "orang fasik mengintai orang benar dan berikhtiar membunuhnya, Tuhan tidak menyerahkan orang benar itu ke dalam tangannya, Ia tidak membiarkannya dinyatakan fasik pada waktu diadili."
Lukas 12: 4-5, "Aku berkata kepadamu, hai sahabat-sahabatKu, janganlah kamu takut terhadap mereka yg dapat membunuh tubuh & kemudian tidak dapat berbuat apa-apa lagi. Aku akan menunjukkan kepada kamu siapakah yg harus kamu takuti. Takutilah Dia, yang setelah membunuh, mempunyai kuasa untuk melemparkan orang ke dalam neraka."
Tuhan memberi perlindungan saat menghadapi kesulitan (Mazmur 37: 23-24) "Tuhan menetapkan langkah-langkah orang yg hidupnya berkenan kepadaNya, apabila ia jatuh, tidak sampai tergeletak sebab Tuhan menopang tangannya."
Saat kita berpegang pada perintahNya, Tuhan akan menjadi berkat dan perlindungan bagi kita & anak cucu kita, (Mazmur 37: 25-29) "dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua tetapi tidak pernah ku lihat orang benar ditinggalkan atau anak cucunya meminta-minta roti, tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat. Jauhilah yg jahat & lakukanlah yg baik, maka engkau akan tetap tinggal untuk selama-lamanya, sebab Tuhan mencintai hukum, dan Ia tidak akan meninggalkan orang-orang yg dikasihiNya. Sampai selama-lamanya mereka akan terpelihara, tetapi anak cucu orang fasik akan dilenyapkan. Orang-orang benar akan mewarisi negeri dan tinggal di sana senantiasa."
Orang yg hatinya melekat padaNya akan diluputkan pada 'masa kesesakkan itu'. Renungkan firman ini; "Sebab sebagaimana jaman Nuh...sampai Nuh masuk kedalam bahtera dan meraka tidak tahu akan sesuatu sebelum air bah itu datang..."(Matius 24: 37-39) > fokuslah pada Nuh masuk dalam bahtera.
"Pada waktu itu sama halnya jaman Lot....sampai Lot keluar dari Sodom, dan Allah membumihanguskan kota Sodom" >fokuslah pada Lot keluar dari Sodom.
"Pada waktu itu jika ada dua orang di ladang, yg seorang akan dibawa..." (Matius 24: 40-41) > fokuslah pada yg seorang akan dibawa.
Sebelum semuanya itu terjadi akan ada juga masa sengsara yg besar dan jaman antikristus, > fokuslah pada janji Tuhan tentang pengangkatan/rapture dan mereka yg bertahan akan diselamatkan.
Sampai pada akhirnya firmanNya akan digenapi, (Kisah para Rasul 2: 25-24), (Mazmur 16: 8-11) "Sebab Daud berkata tentang Dia: Aku senantiasa memandang kepada Tuhan, karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah. Sebab itu hatiku bersuka-cita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tentram, sebab Engkau tidak menyerahkan aku kepada dunia orang mati dan tidak membiarkan orang kudusMu melihat kebinasaan. Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan, Engkau akan melimpahi aku dengan sukacita dihadapanMu."
Jadi janganlah kita menjadi takut, Tuhan Yesus memberkati kita semua, amien.
Written by ~A, 2010.
"Cerita cinta"
Lima tahun usia pernikahanku dengan Ellen sungguh masa yang sulit. Semakin hari semakin tidak ada kecocokan diantara kami. Kami bertengkar karena hal-hal kecil. Karena Ellen lambat membukakan pagar saat aku pulang kantor. Karena meja sudut di ruang keluarga yang ia beli tanpa membicarakannya denganku, bagiku itu hanya membuang uang saja.
Hari ini, 27 Agustus adalah ulang tahun Ellen. Kami bertengkar pagi ini karena Ellen kesiangan membangunkanku. Aku kesal dan tak mengucapkan selamat ulang tahun padanya, kecupan di keningnya yang biasa kulakukan di hari ulang tahunnya tak mau kulakukan. Malam sekitar pukul 7, Ellen sudah 3 kali menghubungiku untuk memintaku segera pulang dan makan malam bersamanya, tentu saja permintaannya tidak kuhiraukan.
Jam menunjukkan pukul 10 malam, aku merapikan meja kerjaku dan beranjak pulang. Hujan turun sangat deras, sudah larut malam tapi jalan di tengah kota Jakarta masih saja macet, aku benar-benar dibuat kesal oleh keadaan. Membayangkan pulang dan bertemu dengan Ellen membuatku semakin kesal!
Akhirnya aku sampai juga di rumah pukul 12 malam, dua jam perjalanan kutempuh yang biasanya aku hanya membutuhkan waktu 1 jam untuk sampai di rumah.
Kulihat Ellen tertidur di sofa ruang keluarga. Sempat aku berhenti di hadapannya dan memandang wajahnya. "Ia sungguh cantik" kataku dalam hati, "Wanita yang menjalin hubungan denganku selama 7 tahun sejak duduk di bangku SMA yang kini telah kunikahi selama 5 tahun, tetap saja cantik". Aku menghela nafas dan meninggalkannya pergi, aku ingat kalau aku sedang kesal sekali dengannya..
Aku langsung masuk ke kamar. Di meja rias istriku kulihat buku itu, buku coklat tebal yang dimiliki oleh istriku. Bertahun-tahun Ellen menulis cerita hidupnya pada buku coklat itu. Sejak sebelum menikah, tak pernah ia ijinkan aku membukanya. Inilah saatnya! Aku tak mempedulikan Ellen, kuraih buku coklat itu dan kubuka halaman demi halaman secara acak.
14 Februari 1996. Terima kasih Tuhan atas pemberianMu yang berarti bagiku, Vincent, pacar pertamaku yang akan menjadi pacar terakhirku. Hmm… aku tersenyum, Ellen yakin sekali kalau aku yang akan menjadi suaminya.
6 September 2001, Tak sengaja kulihat Vincent makan malam dengan wanita lain sambil tertawa mesra.. Tuhan, aku mohon agar Vincent tidak pindah ke lain hati. Jantungku serasa mau berhenti...
23 Oktober 2001, Aku menemukan surat ucapan terima kasih untuk Vincent, atas candle light dinner di hari ulang tahun seorang wanita dengan nama Melly. Siapakah dia Tuhan? Bukakanlah mataku untuk apa yang Kau kehendaki agar aku ketahui…
Jantungku benar-benar mau berhenti. Melly, wanita yang sempat dekat denganku disaat usia hubunganku dengan Ellen telah mencapai 5 tahun. Melly, yang karenanya aku hampir saja mau memutuskan hubunganku dengan Ellen karena kejenuhanku. Aku telah memutuskan untuk tidak bertemu dengan Melly lagi setelah dekat dengannya selama 4 bulan, dan memutuskan untuk tetap setia kepada Ellen. Aku sungguh tak menduga kalau Ellen mengetahui hubunganku dengan Melly.
4 Januari 2002, Aku dihampiri wanita bernama Melly, Ia menghinaku dan mengatakan Vincent telah selingkuh dengannya. Tuhan, beri aku kekuatan yang berasal daripadaMu.
Bagaimana mungkin Ellen sekuat itu, ia tak pernah mengatakan apapun atau menangis di hadapanku setelah mengetahui aku telah menghianatinya. Aku tahu Melly, dia pasti telah membuat hati Ellen sangat terluka dengan kata-kata tajam yang keluar dari mulutnya. Nafasku sesak, tak mampu kubayangkan apa yang Ellen rasakan saat itu.
14 Februari 2002, Vincent melamarku di hari jadi kami yang ke-6. Tuhan apa yang harus kulakukan? Berikan aku tanda untuk keputusan yang harus kuambil.
14 Februari 2003, Hari minggu yang luar biasa, aku telah menjadi Nyonya Alexander Vincent Winoto. Terima kasih Tuhan!
18 Juli 2005, Pertengkaran pertama kami sebagai keluarga. Aku harap aku tak kemanisan lagi membuatkan teh untuknya. Tuhan, bantu aku agar lebih berhati-hati membuatkan teh untuk suamiku.
7 April 2006, Vincent marah padaku, aku tertidur pulas saat ia pulang kantor sehingga ia menunggu di depan rumah agak lama. Seharian aku berada mall mencari jam idaman Vincent, aku ingin membelikan jam itu di hari ulang tahunnya yang tinggal 2 hari lagi. Tuhan, beri kedamaian di hati Vincent agar ia tidak marah lagi padaku, aku tak akan tidur di sore hari lagi kalau Vincent belum pulang walaupun aku lelah.
Aku mulai menangis, Ellen mencoba membahagiakanku tapi aku malah memarahinya tanpa mau mendengarkan penjelasannya. Jam itu adalah jam kesayanganku yang kupakai sampai hari ini, tak kusadari ia membelikannya dengan susah payah.
15 November 2007, Vincent butuh meja untuk menaruh kopi di ruang keluarga, dia sangat suka membaca di sudut ruang itu. Tuhan, bantu aku menabung agar aku dapat membelikan sebuah meja, hadiah Natal untuk Vincent.
Aku tak dapat lagi menahan tangisanku, Ellen tak pernah mengatakan meja itu adalah hadiah Natal untukku. Ya, ia memang membelinya di malam Natal dan menaruhnya hari itu juga di ruang keluarga. Aku sudah tak sanggup lagi membuka halaman berikutnya. Ellen sungguh diberi kekuatan dari Tuhan untuk mencintaiku tanpa syarat. Aku berlari keluar kamar, kukecup kening Ellen dan ia terbangun… "Maafkan aku Ellen, Aku mencintaimu, Selamat ulang tahun…" (ts)
------------ --------- -------
Jika manusia bisa mencintai pasangannya tanpa syarat. Bayangkan, bagaimana besarnya cinta Tuhan kepada kita yang adalah ciptaanNya… anakNya… sahabatNya… saudaraNya… sehingga Ia memberikan AnakNya yang terkasih untuk mati di kayu salib bagi kita.
BKM - Buletin Komunitas Mudika Edisi Oktober 2008
sent by my friend, Yohana lina susanti
Hari ini, 27 Agustus adalah ulang tahun Ellen. Kami bertengkar pagi ini karena Ellen kesiangan membangunkanku. Aku kesal dan tak mengucapkan selamat ulang tahun padanya, kecupan di keningnya yang biasa kulakukan di hari ulang tahunnya tak mau kulakukan. Malam sekitar pukul 7, Ellen sudah 3 kali menghubungiku untuk memintaku segera pulang dan makan malam bersamanya, tentu saja permintaannya tidak kuhiraukan.
Jam menunjukkan pukul 10 malam, aku merapikan meja kerjaku dan beranjak pulang. Hujan turun sangat deras, sudah larut malam tapi jalan di tengah kota Jakarta masih saja macet, aku benar-benar dibuat kesal oleh keadaan. Membayangkan pulang dan bertemu dengan Ellen membuatku semakin kesal!
Akhirnya aku sampai juga di rumah pukul 12 malam, dua jam perjalanan kutempuh yang biasanya aku hanya membutuhkan waktu 1 jam untuk sampai di rumah.
Kulihat Ellen tertidur di sofa ruang keluarga. Sempat aku berhenti di hadapannya dan memandang wajahnya. "Ia sungguh cantik" kataku dalam hati, "Wanita yang menjalin hubungan denganku selama 7 tahun sejak duduk di bangku SMA yang kini telah kunikahi selama 5 tahun, tetap saja cantik". Aku menghela nafas dan meninggalkannya pergi, aku ingat kalau aku sedang kesal sekali dengannya..
Aku langsung masuk ke kamar. Di meja rias istriku kulihat buku itu, buku coklat tebal yang dimiliki oleh istriku. Bertahun-tahun Ellen menulis cerita hidupnya pada buku coklat itu. Sejak sebelum menikah, tak pernah ia ijinkan aku membukanya. Inilah saatnya! Aku tak mempedulikan Ellen, kuraih buku coklat itu dan kubuka halaman demi halaman secara acak.
14 Februari 1996. Terima kasih Tuhan atas pemberianMu yang berarti bagiku, Vincent, pacar pertamaku yang akan menjadi pacar terakhirku. Hmm… aku tersenyum, Ellen yakin sekali kalau aku yang akan menjadi suaminya.
6 September 2001, Tak sengaja kulihat Vincent makan malam dengan wanita lain sambil tertawa mesra.. Tuhan, aku mohon agar Vincent tidak pindah ke lain hati. Jantungku serasa mau berhenti...
23 Oktober 2001, Aku menemukan surat ucapan terima kasih untuk Vincent, atas candle light dinner di hari ulang tahun seorang wanita dengan nama Melly. Siapakah dia Tuhan? Bukakanlah mataku untuk apa yang Kau kehendaki agar aku ketahui…
Jantungku benar-benar mau berhenti. Melly, wanita yang sempat dekat denganku disaat usia hubunganku dengan Ellen telah mencapai 5 tahun. Melly, yang karenanya aku hampir saja mau memutuskan hubunganku dengan Ellen karena kejenuhanku. Aku telah memutuskan untuk tidak bertemu dengan Melly lagi setelah dekat dengannya selama 4 bulan, dan memutuskan untuk tetap setia kepada Ellen. Aku sungguh tak menduga kalau Ellen mengetahui hubunganku dengan Melly.
4 Januari 2002, Aku dihampiri wanita bernama Melly, Ia menghinaku dan mengatakan Vincent telah selingkuh dengannya. Tuhan, beri aku kekuatan yang berasal daripadaMu.
Bagaimana mungkin Ellen sekuat itu, ia tak pernah mengatakan apapun atau menangis di hadapanku setelah mengetahui aku telah menghianatinya. Aku tahu Melly, dia pasti telah membuat hati Ellen sangat terluka dengan kata-kata tajam yang keluar dari mulutnya. Nafasku sesak, tak mampu kubayangkan apa yang Ellen rasakan saat itu.
14 Februari 2002, Vincent melamarku di hari jadi kami yang ke-6. Tuhan apa yang harus kulakukan? Berikan aku tanda untuk keputusan yang harus kuambil.
14 Februari 2003, Hari minggu yang luar biasa, aku telah menjadi Nyonya Alexander Vincent Winoto. Terima kasih Tuhan!
18 Juli 2005, Pertengkaran pertama kami sebagai keluarga. Aku harap aku tak kemanisan lagi membuatkan teh untuknya. Tuhan, bantu aku agar lebih berhati-hati membuatkan teh untuk suamiku.
7 April 2006, Vincent marah padaku, aku tertidur pulas saat ia pulang kantor sehingga ia menunggu di depan rumah agak lama. Seharian aku berada mall mencari jam idaman Vincent, aku ingin membelikan jam itu di hari ulang tahunnya yang tinggal 2 hari lagi. Tuhan, beri kedamaian di hati Vincent agar ia tidak marah lagi padaku, aku tak akan tidur di sore hari lagi kalau Vincent belum pulang walaupun aku lelah.
Aku mulai menangis, Ellen mencoba membahagiakanku tapi aku malah memarahinya tanpa mau mendengarkan penjelasannya. Jam itu adalah jam kesayanganku yang kupakai sampai hari ini, tak kusadari ia membelikannya dengan susah payah.
15 November 2007, Vincent butuh meja untuk menaruh kopi di ruang keluarga, dia sangat suka membaca di sudut ruang itu. Tuhan, bantu aku menabung agar aku dapat membelikan sebuah meja, hadiah Natal untuk Vincent.
Aku tak dapat lagi menahan tangisanku, Ellen tak pernah mengatakan meja itu adalah hadiah Natal untukku. Ya, ia memang membelinya di malam Natal dan menaruhnya hari itu juga di ruang keluarga. Aku sudah tak sanggup lagi membuka halaman berikutnya. Ellen sungguh diberi kekuatan dari Tuhan untuk mencintaiku tanpa syarat. Aku berlari keluar kamar, kukecup kening Ellen dan ia terbangun… "Maafkan aku Ellen, Aku mencintaimu, Selamat ulang tahun…" (ts)
------------ --------- -------
Jika manusia bisa mencintai pasangannya tanpa syarat. Bayangkan, bagaimana besarnya cinta Tuhan kepada kita yang adalah ciptaanNya… anakNya… sahabatNya… saudaraNya… sehingga Ia memberikan AnakNya yang terkasih untuk mati di kayu salib bagi kita.
BKM - Buletin Komunitas Mudika Edisi Oktober 2008
sent by my friend, Yohana lina susanti
"Kisah nyata kebesaran jiwa seorang ibu"
" Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah di tanah yg di berikan TUHAN, ALLAHmu kepadamu. " Keluaran20:12.Ulangan 5:16
Sebuah kisah lama yang patut dibaca dan direnungkan berkali- kali betapa baiknya ibunda kita, bagaimana besarnya pengorbanan ibunda kita dstnya
Kejadian ini terjadi di sebuah kota kecil di Taiwan, tahun berapaan udah lupa. Dan sempat dipublikasikan lewat media cetak dan electronic. Ada seorang pemuda bernama A be (bukan nama sebenarnya). Dia anak yg cerdas, rajin dan cukup cool. Setidaknya itu pendapat cewe2 yang kenal dia. Baru beberapa tahun lulus dari kuliah dan bekerja di sebuah perusahaan swasta, dia sudah dipromosikan ke posisi manager. Gajinya pun lumayan.Tempat tinggalnya tidak terlalu jauh dari kantor.
Tipe orangnya yang humoris dan gaya hidupnya yang sederhana membuat banyak teman2 kantor
senang bergaul dengan dia, terutama dari kalangan cewe2 jomblo. Bahkan putri owner perusahaan tempat ia bekerja juga menaruh perhatian khusus pada A be.
Di rumahnya ada seorang wanita tua yang tampangnya seram sekali. Sebagian kepalanya botak dan kulit kepala terlihat seperti borok yang baru mengering. Rambutnya hanya tinggal sedikit di bagian kiri dan belakang. Tergerai seadanya sebatas pundak. Mukanya juga cacat seperti luka bakar. Wanita tua ini
betul2 seperti monster yang menakutkan. Ia jarang keluar rumah bahkan jarang keluar dari kamarnya
kalau tidak ada keperluan penting.
Wanita tua ini tidak lain adalah Ibu kandung A Be. Walau demikian, sang Ibu selalu setia melakukan
pekerjaan routine layaknya ibu rumah tangga lain yang sehat. Membereskan rumah, pekerjaan dapur,
cuci-mencuci (pakai mesin cuci) dan lain-lain. Juga selalu memberikan perhatian yang besar kepada
anak satu2-nya A be. Namun A be adalah seorang pemuda normal layaknya anak muda lain.
Kondisi Ibunya yang cacat menyeramkan itu membuatnya cukup sulit untuk mengakuinya.
Setiap kali ada teman atau kolega business yang bertanya siapa wanita cacat dirumahnya, A be selalu menjawab wanita itu adalah pembantu yang ikut Ibunya dulu sebelum meninggal. "Dia tidak punya saudara, jadi saya tampung, kasihan." jawab A be. Hal ini sempat terdengar dan diketahui oleh
sang Ibu. Tentu saja ibunya sedih sekali. Tetapi ia tetap diam dan menelan ludah pahit dalam hidupnya. Ia semakin jarang keluar dari kamarnya, takut anaknya sulit untuk menjelaskan pertanyaan mengenai dirinya.
Hari demi hari kemurungan sang Ibu kian parah. Suatu hari ia jatuh sakit cukup parah. Tidak kuat bangun dari ranjang. A be mulai kerepotan mengurusi rumah, menyapu, mengepel, cuci pakaian, menyiapkan segala keperluan sehari-hari yang biasanya di kerjakan oleh Ibunya. Ditambah harus menyiapkan obat-obatan buat sang Ibu sebelum dan setelah pulang kerja (di Taiwan sulit sekali cari pembantu, kalaupun ada mahal sekali). Hal ini membuat A be jadi BT (bad temper) dan uring-uringan di rumah.
Pada saat ia mencari sesuatu dan mengacak-acak lemari ibunya, A be melihat sebuah box kecil.
Di dalam box hanya ada sebuah foto dan potongan koran usang. Bukan berisi perhiasan seperti dugaan A be. Foto berukuran postcard itu tampak seorang wanita cantik. Potongan koran usang memberitakan tentang seorang wanita berjiwa pahlawan yang telah menyelamatkan anaknya dari musibah kebakaran. Dengan memeluk erat anaknya dalam dekapan, menutup dirinya dengan sprei kasur basah menerobos api yang sudah mengepung rumah.
Sang wanita menderita luka bakar cukup serius sedang anak dalam dekapannya tidak terluka sedikitpun. Walau sudah usang, A be cukup dewasa untuk mengetahui siapa wanita cantik di dalam foto dan siapa wanita pahlawan yang dimaksud dalam potongan koran itu. Dia adalah Ibu kandung A be. Wanita yang sekarang terbaring sakit tak berdaya.
Spontan air mata A be menetes keluar tanpa bisa dibendung. Dengan menggenggam foto dan koran
usang tersebut, A be langsung bersujud disamping ranjang sang Ibu yang terbaring. Sambil menahan tangis ia meminta maaf dan memohon ampun atas dosa-dosanya selama ini. Sang ibupun ikut menangis, terharu dengan ketulusan hati anaknya. "Yang sudah-sudah nak, Ibu sudah maafkan.
Jangan di ungkit lagi". Setelah sembuh, A be bahkan berani membawa Ibunya belanja ke supermarket.
Walau menjadi pusat perhatian banyak orang, A be tetap cuek bebek. Kemudian peristiwa ini menarik perhatian kuli tinta (wartawan). Dan membawa kisah ini ke dalam media cetak dan elektronik. Ketika membaca kisah ini di media cetak, saya sempat menangis karena tidak sempat bersujud di hadapan mamaku. Mamaku telah meninggal 3 th lebih saat itu.
Saudaraku, yang masih punya Ibu ,ayah di rumah, biar bagaimanapun kondisinya, segera bersujud di hadapannya. Selagi masih hidup .
Tuhan Memberkati
sent by my friend, Yohana lina susanti.
Sebuah kisah lama yang patut dibaca dan direnungkan berkali- kali betapa baiknya ibunda kita, bagaimana besarnya pengorbanan ibunda kita dstnya
Kejadian ini terjadi di sebuah kota kecil di Taiwan, tahun berapaan udah lupa. Dan sempat dipublikasikan lewat media cetak dan electronic. Ada seorang pemuda bernama A be (bukan nama sebenarnya). Dia anak yg cerdas, rajin dan cukup cool. Setidaknya itu pendapat cewe2 yang kenal dia. Baru beberapa tahun lulus dari kuliah dan bekerja di sebuah perusahaan swasta, dia sudah dipromosikan ke posisi manager. Gajinya pun lumayan.Tempat tinggalnya tidak terlalu jauh dari kantor.
Tipe orangnya yang humoris dan gaya hidupnya yang sederhana membuat banyak teman2 kantor
senang bergaul dengan dia, terutama dari kalangan cewe2 jomblo. Bahkan putri owner perusahaan tempat ia bekerja juga menaruh perhatian khusus pada A be.
Di rumahnya ada seorang wanita tua yang tampangnya seram sekali. Sebagian kepalanya botak dan kulit kepala terlihat seperti borok yang baru mengering. Rambutnya hanya tinggal sedikit di bagian kiri dan belakang. Tergerai seadanya sebatas pundak. Mukanya juga cacat seperti luka bakar. Wanita tua ini
betul2 seperti monster yang menakutkan. Ia jarang keluar rumah bahkan jarang keluar dari kamarnya
kalau tidak ada keperluan penting.
Wanita tua ini tidak lain adalah Ibu kandung A Be. Walau demikian, sang Ibu selalu setia melakukan
pekerjaan routine layaknya ibu rumah tangga lain yang sehat. Membereskan rumah, pekerjaan dapur,
cuci-mencuci (pakai mesin cuci) dan lain-lain. Juga selalu memberikan perhatian yang besar kepada
anak satu2-nya A be. Namun A be adalah seorang pemuda normal layaknya anak muda lain.
Kondisi Ibunya yang cacat menyeramkan itu membuatnya cukup sulit untuk mengakuinya.
Setiap kali ada teman atau kolega business yang bertanya siapa wanita cacat dirumahnya, A be selalu menjawab wanita itu adalah pembantu yang ikut Ibunya dulu sebelum meninggal. "Dia tidak punya saudara, jadi saya tampung, kasihan." jawab A be. Hal ini sempat terdengar dan diketahui oleh
sang Ibu. Tentu saja ibunya sedih sekali. Tetapi ia tetap diam dan menelan ludah pahit dalam hidupnya. Ia semakin jarang keluar dari kamarnya, takut anaknya sulit untuk menjelaskan pertanyaan mengenai dirinya.
Hari demi hari kemurungan sang Ibu kian parah. Suatu hari ia jatuh sakit cukup parah. Tidak kuat bangun dari ranjang. A be mulai kerepotan mengurusi rumah, menyapu, mengepel, cuci pakaian, menyiapkan segala keperluan sehari-hari yang biasanya di kerjakan oleh Ibunya. Ditambah harus menyiapkan obat-obatan buat sang Ibu sebelum dan setelah pulang kerja (di Taiwan sulit sekali cari pembantu, kalaupun ada mahal sekali). Hal ini membuat A be jadi BT (bad temper) dan uring-uringan di rumah.
Pada saat ia mencari sesuatu dan mengacak-acak lemari ibunya, A be melihat sebuah box kecil.
Di dalam box hanya ada sebuah foto dan potongan koran usang. Bukan berisi perhiasan seperti dugaan A be. Foto berukuran postcard itu tampak seorang wanita cantik. Potongan koran usang memberitakan tentang seorang wanita berjiwa pahlawan yang telah menyelamatkan anaknya dari musibah kebakaran. Dengan memeluk erat anaknya dalam dekapan, menutup dirinya dengan sprei kasur basah menerobos api yang sudah mengepung rumah.
Sang wanita menderita luka bakar cukup serius sedang anak dalam dekapannya tidak terluka sedikitpun. Walau sudah usang, A be cukup dewasa untuk mengetahui siapa wanita cantik di dalam foto dan siapa wanita pahlawan yang dimaksud dalam potongan koran itu. Dia adalah Ibu kandung A be. Wanita yang sekarang terbaring sakit tak berdaya.
Spontan air mata A be menetes keluar tanpa bisa dibendung. Dengan menggenggam foto dan koran
usang tersebut, A be langsung bersujud disamping ranjang sang Ibu yang terbaring. Sambil menahan tangis ia meminta maaf dan memohon ampun atas dosa-dosanya selama ini. Sang ibupun ikut menangis, terharu dengan ketulusan hati anaknya. "Yang sudah-sudah nak, Ibu sudah maafkan.
Jangan di ungkit lagi". Setelah sembuh, A be bahkan berani membawa Ibunya belanja ke supermarket.
Walau menjadi pusat perhatian banyak orang, A be tetap cuek bebek. Kemudian peristiwa ini menarik perhatian kuli tinta (wartawan). Dan membawa kisah ini ke dalam media cetak dan elektronik. Ketika membaca kisah ini di media cetak, saya sempat menangis karena tidak sempat bersujud di hadapan mamaku. Mamaku telah meninggal 3 th lebih saat itu.
Saudaraku, yang masih punya Ibu ,ayah di rumah, biar bagaimanapun kondisinya, segera bersujud di hadapannya. Selagi masih hidup .
Tuhan Memberkati
sent by my friend, Yohana lina susanti.
"Segelas susu"
Suatu hari, seorang anak lelaki miskin yg hidup dari menjual asongan dari pintu ke pintu, menemukan bahwa dikantongnya hanya tersisa beberapa sen uangnya, dan dia sangat lapar.Anak lelaki memutuskan untuk meminta makanan dari rumah berikutnya.Akan tetapi anak itu kehilangan keberaniansaat seseorang wanita muda membuka pintu rumah.Anak itu tidak lagi meminta makanan, ia hanya berani meminta segelas air.
Wanita muda tersebut melihat, dan berpikir bahwa anak lelaki tersebut pastilah lapar,oleh karena itu ia membawa segelas besar susu.Anak lelaki itu meminumnya dengan lambat, dan kemudian bertanya,
"berapa saya harus membayar untuk segelas besar susu ini?'.
Wanita itu menjawab: "Kamu tidak perlu membayar apapun."
"ibu kami mengajarkan untuk tidak menerima bayaran untuk kebaikan".kata wanita itu menambahkan. Anank lelaki itu kemudian menghabiskan susunya dan berkata "Dari dalam hatiku aku berterima kasih pada anda."
Sekian belas tahun kemudian,wanita muda tersebut mengalami sakit yg sangat kritis. Para dokter di kota itu sudah tidak sanggup menanganinya,
Mereka akhirnya mengirimkannya kekota besar,dimana terdapat dokter spesialis yg mampu menangani penyakit langkah tersebut.
Dr.Howard Kelly dipanggil untuk melakukan pemeriksaan.Pada saat ia mendengar nama kota asal si wanita tersebut,terbersit seberkas pancaran aneh pada mata coklat Kelly.Segera ia bangkit dan bergegas turun melalui hall rumah sakit,menuju kamar si wanita tersebut.
Dengan berpakaian jubah kedokteran ia menemui si wanita itu. Ia langsung mengenali si wanita itu pd sekali pandang, ia kemudian kembali keruang konsultasi dan memutuskan utk menyelamatkan nyawa wanita itu. Mulai hari itu,ia selalu memberikan perhatian khusus pada kasus wanita itu.
Setelah melalui perjuangan yg panjang, akhirnya diperoleh kemenangan...Wanita itu sembuh!!.Dr.Kelly meminta bagian keuangan rumah sakit utk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan kpd nya utk persetujuan.
Dr.Kelly melihatnya,dan menuliskan sesuatu pada pojok atas lembar tagihan, dan kemudian mengirimkannya kekamar pasien.
Wanita itu takut untuk membuka tagihan tersebut, ia sangat yakin bahwa ia tak akan mampu membayar tagihan tersebut walaupun harus dicicil seumur hidupnya.
Akhirnya ia memberanikan diri utk membaca tagihan tersebut,dan ada sesuatu yg menarik perhatiannya pada pojok lembar atas tagihan tersebut, ia membaca tulisan yg berbunyi..."Telah dibayar lunas dengan segelas susu besar.." tertanda. Dr. Howard Kelly.
Air mata kebahagiaan membanjiri matanya. Ia berdoa:"Tuhan terima kasih,Bahwa cinta-Mu telah memenuhi seluruh bumi melalui hati dan tangan manusia."
Sumber:True Story.
Wanita muda tersebut melihat, dan berpikir bahwa anak lelaki tersebut pastilah lapar,oleh karena itu ia membawa segelas besar susu.Anak lelaki itu meminumnya dengan lambat, dan kemudian bertanya,
"berapa saya harus membayar untuk segelas besar susu ini?'.
Wanita itu menjawab: "Kamu tidak perlu membayar apapun."
"ibu kami mengajarkan untuk tidak menerima bayaran untuk kebaikan".kata wanita itu menambahkan. Anank lelaki itu kemudian menghabiskan susunya dan berkata "Dari dalam hatiku aku berterima kasih pada anda."
Sekian belas tahun kemudian,wanita muda tersebut mengalami sakit yg sangat kritis. Para dokter di kota itu sudah tidak sanggup menanganinya,
Mereka akhirnya mengirimkannya kekota besar,dimana terdapat dokter spesialis yg mampu menangani penyakit langkah tersebut.
Dr.Howard Kelly dipanggil untuk melakukan pemeriksaan.Pada saat ia mendengar nama kota asal si wanita tersebut,terbersit seberkas pancaran aneh pada mata coklat Kelly.Segera ia bangkit dan bergegas turun melalui hall rumah sakit,menuju kamar si wanita tersebut.
Dengan berpakaian jubah kedokteran ia menemui si wanita itu. Ia langsung mengenali si wanita itu pd sekali pandang, ia kemudian kembali keruang konsultasi dan memutuskan utk menyelamatkan nyawa wanita itu. Mulai hari itu,ia selalu memberikan perhatian khusus pada kasus wanita itu.
Setelah melalui perjuangan yg panjang, akhirnya diperoleh kemenangan...Wanita itu sembuh!!.Dr.Kelly meminta bagian keuangan rumah sakit utk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan kpd nya utk persetujuan.
Dr.Kelly melihatnya,dan menuliskan sesuatu pada pojok atas lembar tagihan, dan kemudian mengirimkannya kekamar pasien.
Wanita itu takut untuk membuka tagihan tersebut, ia sangat yakin bahwa ia tak akan mampu membayar tagihan tersebut walaupun harus dicicil seumur hidupnya.
Akhirnya ia memberanikan diri utk membaca tagihan tersebut,dan ada sesuatu yg menarik perhatiannya pada pojok lembar atas tagihan tersebut, ia membaca tulisan yg berbunyi..."Telah dibayar lunas dengan segelas susu besar.." tertanda. Dr. Howard Kelly.
Air mata kebahagiaan membanjiri matanya. Ia berdoa:"Tuhan terima kasih,Bahwa cinta-Mu telah memenuhi seluruh bumi melalui hati dan tangan manusia."
Sumber:True Story.
Rabu, 26 Agustus 2009
Love and Unconditional love
Di jaman Yunani, orang Yunani menggolongkan cinta dalam 3 kategori, yaitu:
1. Cinta kepada Allah (Agape)
2. Cinta kepada lawan jenis (Eros/Erotika)
3. Cinta Persaudaraan (Felio)
Banyak orang mengira bahwa cinta itu sama dengan kasih, apakah benar demikian?
Kita sering melihat seseorang mengatakan mengasihi Allah, tetapi ia menuntut Allah memberkatinya terlebih dahulu. Kita juga sering melihat seseorang yang mengatakan cinta dan mengasihi kekasihnya, tetapi ia mengekang dan dan buta akan cinta. Ada juga seorang ibu yang dikatakan selalu mengasihi anaknya, tetapi mengapa kasih itu pudar di jaman sekarang?...banyak dari mereka menelantarkan anak-anaknya begitu saja...
Bagaimana memahami cinta dan kasih, sesungguhnya cinta tidaklah sama dengan kasih, cinta dan kasih bisa dijelaskan dalam definisi yang berbeda. Seseorang yang yang mencintai, baik itu cinta terhadap lawan jenis atau cinta kepada orang tua, sifat cinta ini masih bisa berubah tetapi kasih tidak pernah berubah.
Cinta selalu menuntut suatu imbalan/pamrih, orang yang mencintai tanpa disadari ia menuntut pamrih supaya orang yang ia cintai bisa menerima cintanya, jika ia tidak mendapatkan itu, cintanya bisa berubah bahkan bisa menjadi kebencian jika seseorang tidak/kurang memahami tentang kasih.
Pada jaman Yunani orang baru mengklasifikasikan tentang cinta, namun pemahaman tentang cinta itu sendiri masih menjadi misteri (belum ada penjelasan yang lebih rational). Bahasa Inggris mengenal kata kasih dan cinta dalam satu kata yang sama “love’, ini disebabkan pemahaman bahwa cinta dan kasih adalh sama karena mengacu pada pengertian tentang cinta dari 3 kalsifikasi abad Yunani. Namun dalam bahasa Indonesia, kita mengenal kata cinta dan kasih ditulis dalam dua kata yang berbeda dan bisa dijelaskan dalam definisi yang berbeda pula.
Perkembangan selanjutnya, manusia menyadari bahwa sebenarnya cinta adalah bentuk tidak sempurna dari kasih, cinta menuntut syarat/kondisi, karena setiap orang yang mengatakan ‘mencintai’ ada keinginan iapun mendapatkan cinta dari pihak ke dua, pada kondisi seperti ini, cinta mengenal suatu perubahan, ketika seseorang menolak cintanya, ia bisa berubah menjadi benci/tidak mencintai. Tetapi orang yang mengasihi tidak menuntut apapun, jika orang yang dikasihi itu mau menerima kasih itu atau tidak menerima kasih tersebut, itu tidak menjadi suatu masalah. Kasih juga tidak pernah bisa disakiti karena kasih selalu mengampuni, jadi kasih tidak mengenal kata sakit hati, yang masih bisa timbul dari cinta.
Kehidupan dalam masyarakat memberi dampak seseorang hanya mengenal/berpikir dalam level ‘mencintai’ bukan ‘mengasihi’ , Karena faktor ekonomi, status sosial, dll.
Jika kita pernah mendengar kalimat ‘Surga ada di telapak kaki ibu” atau ‘sekejam-kejamnya orang tua tidak akan mencelakakan anaknya sendiri’, di jaman sekarang agaknya pemahaman ini sudah terkikis. Seorang ibu tanpa memahami arti ‘kasih’ akan menyiksa anaknya karena stress/himpitan ekonomi, memanfaatkan bahkan membunuh. Seorang wanita yang hamil di luar nikah, karena malu membuang/membunuh anaknya sendiri sering terjadi di jaman sekarang.
Pada akhirnya manusia menyadari bahwa cinta bukanlah kasih, Karena itu dalam perkembangan selanjutnya muncul kata ‘unconditional love’ atau cinta yang tidak menuntut syarat atau tidak melihat/tergantung kondisi, kata baru ini merujuk pada kata ‘kasih’. Karena tidak ditemukan kata kasih dalam bahasa Inggris maka dikenal kata ‘unconditional love’ merujuk pada sifat dari kata itu sendiri. Melihat dari sifat kasih ini sesuai dengan firman Allah yang mengatakan “kasihilah sesamamu manusia seperti engkau mengasihi dirimu sendiri”.
“Firman tuhan yang mengatakan “berilah minum pada mereka yang haus dan makan pada mereka yang lapar dan pakaian bagi mereka yang telanjang”, perintah ini tidak dikhususkan pada orang-orang terdekat saja (ayah, ibu, saudara) /orang yang telah berbuat baik kepada kita saja, tetapi bagi setiap orang.
Kita telah memahami bahwa cinta bukanlah kasih, cinta menuntut syarat dan bukan berharap, cinta juga cenderung berubah, cinta itu juga tidak kekal seperti yang dikumandangkan orang-orang yang sedang jatuh cinta, bahwa cinta itu abadi. Karena cinta dalam kategori erotica bersifat sementara/sampai masa hidup orang tersebut, karena kita hidup di dunia kita mengenal cinta terhadap lawan jenis tetapi dalam kekalan tidak ada kawin dan mengawinkan.
Kasih bersifat abadi karena kasih adalah karakter Allah. Dalam pengadilanNya di akhir jaman kita tetap menemukan kasihNya. Kita juga ingat menjelang kematiaanNya, Ia menunjukkan kasihNya dengan mengampuni salah satu penjahat yang disalib di sampingNya, bahkan Ia mengampuni orang-orang yang sudah menganiaya Dia dalam doaNya. Karena kasih tidak berubah sekalipun ia ditolak dan teraniaya.
Orang yang kurang memahami tentang kasih dan cinta, ia mudah ditipu oleh iblis (cerita ini sudah terjadi berabad-abad sampai sekarang), bahkan ketika ia frustasi karena penolakan cinta, ia bisa rela membunuh hidupnya sendiri, atau mereka yang sedang jatuh cinta tetapi mendapat penolakan dari lingkungan keluarga/masyarakat, mereka membunuh diri mereka sendiri untuk alasan keabadian dan keagungan cinta mereka (cerita-cerita versi Romeo dan Juliet). Orang yang memahami tentang kasih ketika mengalami penolakan dari orang yang ia cintai, ia akan merelakan orang yang ia cintai itu bisa mendapatkan kebahagiaan atas keputusannya sendiri.
Jadi apakah manusia tidak boleh mencintai?...
Setiap orang mempunyai hak untuk mencintai dan dicintai. Cinta yang timbul dalam hati manusia adalah kasih karunia Allah yang diberikan kepada manusia. Adalah suatu keinginan dari Allah supaya menusia beranak-cucu dan memenuhi bumi. Namun demikian adalah lebih baik jika kita tidak sekedar memahami tentang cinta saja tetapi lebih dari itu adalah memahami tentang kasih. Ketika kita kembali kepada Allah, kita bertanggung jawab atas diri kita sendiri (apa yang sudah kita perbuat dan mempertanggungjawabkan talenta yang diberikan Allah) dan barang siapa hidup sesuai kehendak Allah akan hidup abadi seperti malaikat-malaikat di Surga.
Kasih bukanlah cinta. Cinta diberikan kepada orang-orang tertentu saja (keluarga, orang yang kita cintai). Jadi sebenarnya cinta diberikan kepada sedikit orang saja dan bersifat khusus. Tetapi kasih diberikan kepada banyak orang bahkan sampai tidak terbatas dan bersifat universal.
Kasih cenderung mengampuni ketika ia disakiti dan ia menutupi segala perkara, karena itu kasih tidak bisa disakiti. Ia tidak dendam tetapi mengubah sakit hati menjadi obat yang memulihkan dan mempertahankan untuk tetap ada dalam damai sehjahtera. Salah satu sifat kasih yang kontradiktif dengan cinta, kasih itu tidak cemburu.
Dalam hal melayani, jika seseorang masih di level cinta, ia masih bisa merasa cemburu karena status atau kepentingan lain. Tetapi kasih tidak pernah mementingkan status atau hal-hal lain, ia melakukan segala sesuatu dengan pengorbanan yang besar, melawan kelemahan-kelemahan dirinya sendiri dan aniaya/fitnah dari luar demi tujuan melayani dengan benar dan tulus kepada Allah. Ia tidak mencari kedudukan dan kepentingan sendiri.
Seseorang yang mengasihi Allah, ia tidak mengasihi Allah karena Allah sudah menyembuhkan, memberkati, melakukan mujizat atau menolong dia. Tetapi mengasihi Allah karena ketulusan.
Sadrakh, Mesak dan Abednego berkata, “Jika Allah tidak menolong kami dari dapur api, sekali-kali kami tidak akan menyembah patung buatan raja”. Orang yang mempunyai kasih, Allah hidup didalam dirinya.
Cinta mungkin bisa mempersatukan tetapi bukan jaminan untuk bisa mempertahankan. Cinta itu seperti benih tumbuhan yang ditabur yang bisa tumbuh di mana saja, bahkan di padang belantara, tetapi kasihlah yang mengairi sehingga benih itu akan tetap hidup dan menjadi besar.
“Segala sesuatu yang baik bermula dari kasih”.
Written by ~A, 2008
1. Cinta kepada Allah (Agape)
2. Cinta kepada lawan jenis (Eros/Erotika)
3. Cinta Persaudaraan (Felio)
Banyak orang mengira bahwa cinta itu sama dengan kasih, apakah benar demikian?
Kita sering melihat seseorang mengatakan mengasihi Allah, tetapi ia menuntut Allah memberkatinya terlebih dahulu. Kita juga sering melihat seseorang yang mengatakan cinta dan mengasihi kekasihnya, tetapi ia mengekang dan dan buta akan cinta. Ada juga seorang ibu yang dikatakan selalu mengasihi anaknya, tetapi mengapa kasih itu pudar di jaman sekarang?...banyak dari mereka menelantarkan anak-anaknya begitu saja...
Bagaimana memahami cinta dan kasih, sesungguhnya cinta tidaklah sama dengan kasih, cinta dan kasih bisa dijelaskan dalam definisi yang berbeda. Seseorang yang yang mencintai, baik itu cinta terhadap lawan jenis atau cinta kepada orang tua, sifat cinta ini masih bisa berubah tetapi kasih tidak pernah berubah.
Cinta selalu menuntut suatu imbalan/pamrih, orang yang mencintai tanpa disadari ia menuntut pamrih supaya orang yang ia cintai bisa menerima cintanya, jika ia tidak mendapatkan itu, cintanya bisa berubah bahkan bisa menjadi kebencian jika seseorang tidak/kurang memahami tentang kasih.
Pada jaman Yunani orang baru mengklasifikasikan tentang cinta, namun pemahaman tentang cinta itu sendiri masih menjadi misteri (belum ada penjelasan yang lebih rational). Bahasa Inggris mengenal kata kasih dan cinta dalam satu kata yang sama “love’, ini disebabkan pemahaman bahwa cinta dan kasih adalh sama karena mengacu pada pengertian tentang cinta dari 3 kalsifikasi abad Yunani. Namun dalam bahasa Indonesia, kita mengenal kata cinta dan kasih ditulis dalam dua kata yang berbeda dan bisa dijelaskan dalam definisi yang berbeda pula.
Perkembangan selanjutnya, manusia menyadari bahwa sebenarnya cinta adalah bentuk tidak sempurna dari kasih, cinta menuntut syarat/kondisi, karena setiap orang yang mengatakan ‘mencintai’ ada keinginan iapun mendapatkan cinta dari pihak ke dua, pada kondisi seperti ini, cinta mengenal suatu perubahan, ketika seseorang menolak cintanya, ia bisa berubah menjadi benci/tidak mencintai. Tetapi orang yang mengasihi tidak menuntut apapun, jika orang yang dikasihi itu mau menerima kasih itu atau tidak menerima kasih tersebut, itu tidak menjadi suatu masalah. Kasih juga tidak pernah bisa disakiti karena kasih selalu mengampuni, jadi kasih tidak mengenal kata sakit hati, yang masih bisa timbul dari cinta.
Kehidupan dalam masyarakat memberi dampak seseorang hanya mengenal/berpikir dalam level ‘mencintai’ bukan ‘mengasihi’ , Karena faktor ekonomi, status sosial, dll.
Jika kita pernah mendengar kalimat ‘Surga ada di telapak kaki ibu” atau ‘sekejam-kejamnya orang tua tidak akan mencelakakan anaknya sendiri’, di jaman sekarang agaknya pemahaman ini sudah terkikis. Seorang ibu tanpa memahami arti ‘kasih’ akan menyiksa anaknya karena stress/himpitan ekonomi, memanfaatkan bahkan membunuh. Seorang wanita yang hamil di luar nikah, karena malu membuang/membunuh anaknya sendiri sering terjadi di jaman sekarang.
Pada akhirnya manusia menyadari bahwa cinta bukanlah kasih, Karena itu dalam perkembangan selanjutnya muncul kata ‘unconditional love’ atau cinta yang tidak menuntut syarat atau tidak melihat/tergantung kondisi, kata baru ini merujuk pada kata ‘kasih’. Karena tidak ditemukan kata kasih dalam bahasa Inggris maka dikenal kata ‘unconditional love’ merujuk pada sifat dari kata itu sendiri. Melihat dari sifat kasih ini sesuai dengan firman Allah yang mengatakan “kasihilah sesamamu manusia seperti engkau mengasihi dirimu sendiri”.
“Firman tuhan yang mengatakan “berilah minum pada mereka yang haus dan makan pada mereka yang lapar dan pakaian bagi mereka yang telanjang”, perintah ini tidak dikhususkan pada orang-orang terdekat saja (ayah, ibu, saudara) /orang yang telah berbuat baik kepada kita saja, tetapi bagi setiap orang.
Kita telah memahami bahwa cinta bukanlah kasih, cinta menuntut syarat dan bukan berharap, cinta juga cenderung berubah, cinta itu juga tidak kekal seperti yang dikumandangkan orang-orang yang sedang jatuh cinta, bahwa cinta itu abadi. Karena cinta dalam kategori erotica bersifat sementara/sampai masa hidup orang tersebut, karena kita hidup di dunia kita mengenal cinta terhadap lawan jenis tetapi dalam kekalan tidak ada kawin dan mengawinkan.
Kasih bersifat abadi karena kasih adalah karakter Allah. Dalam pengadilanNya di akhir jaman kita tetap menemukan kasihNya. Kita juga ingat menjelang kematiaanNya, Ia menunjukkan kasihNya dengan mengampuni salah satu penjahat yang disalib di sampingNya, bahkan Ia mengampuni orang-orang yang sudah menganiaya Dia dalam doaNya. Karena kasih tidak berubah sekalipun ia ditolak dan teraniaya.
Orang yang kurang memahami tentang kasih dan cinta, ia mudah ditipu oleh iblis (cerita ini sudah terjadi berabad-abad sampai sekarang), bahkan ketika ia frustasi karena penolakan cinta, ia bisa rela membunuh hidupnya sendiri, atau mereka yang sedang jatuh cinta tetapi mendapat penolakan dari lingkungan keluarga/masyarakat, mereka membunuh diri mereka sendiri untuk alasan keabadian dan keagungan cinta mereka (cerita-cerita versi Romeo dan Juliet). Orang yang memahami tentang kasih ketika mengalami penolakan dari orang yang ia cintai, ia akan merelakan orang yang ia cintai itu bisa mendapatkan kebahagiaan atas keputusannya sendiri.
Jadi apakah manusia tidak boleh mencintai?...
Setiap orang mempunyai hak untuk mencintai dan dicintai. Cinta yang timbul dalam hati manusia adalah kasih karunia Allah yang diberikan kepada manusia. Adalah suatu keinginan dari Allah supaya menusia beranak-cucu dan memenuhi bumi. Namun demikian adalah lebih baik jika kita tidak sekedar memahami tentang cinta saja tetapi lebih dari itu adalah memahami tentang kasih. Ketika kita kembali kepada Allah, kita bertanggung jawab atas diri kita sendiri (apa yang sudah kita perbuat dan mempertanggungjawabkan talenta yang diberikan Allah) dan barang siapa hidup sesuai kehendak Allah akan hidup abadi seperti malaikat-malaikat di Surga.
Kasih bukanlah cinta. Cinta diberikan kepada orang-orang tertentu saja (keluarga, orang yang kita cintai). Jadi sebenarnya cinta diberikan kepada sedikit orang saja dan bersifat khusus. Tetapi kasih diberikan kepada banyak orang bahkan sampai tidak terbatas dan bersifat universal.
Kasih cenderung mengampuni ketika ia disakiti dan ia menutupi segala perkara, karena itu kasih tidak bisa disakiti. Ia tidak dendam tetapi mengubah sakit hati menjadi obat yang memulihkan dan mempertahankan untuk tetap ada dalam damai sehjahtera. Salah satu sifat kasih yang kontradiktif dengan cinta, kasih itu tidak cemburu.
Dalam hal melayani, jika seseorang masih di level cinta, ia masih bisa merasa cemburu karena status atau kepentingan lain. Tetapi kasih tidak pernah mementingkan status atau hal-hal lain, ia melakukan segala sesuatu dengan pengorbanan yang besar, melawan kelemahan-kelemahan dirinya sendiri dan aniaya/fitnah dari luar demi tujuan melayani dengan benar dan tulus kepada Allah. Ia tidak mencari kedudukan dan kepentingan sendiri.
Seseorang yang mengasihi Allah, ia tidak mengasihi Allah karena Allah sudah menyembuhkan, memberkati, melakukan mujizat atau menolong dia. Tetapi mengasihi Allah karena ketulusan.
Sadrakh, Mesak dan Abednego berkata, “Jika Allah tidak menolong kami dari dapur api, sekali-kali kami tidak akan menyembah patung buatan raja”. Orang yang mempunyai kasih, Allah hidup didalam dirinya.
Cinta mungkin bisa mempersatukan tetapi bukan jaminan untuk bisa mempertahankan. Cinta itu seperti benih tumbuhan yang ditabur yang bisa tumbuh di mana saja, bahkan di padang belantara, tetapi kasihlah yang mengairi sehingga benih itu akan tetap hidup dan menjadi besar.
“Segala sesuatu yang baik bermula dari kasih”.
Written by ~A, 2008
Label:
Pelajaran Firman Allah.
Pemberita dan menjadi pelaku firman Allah
Referensi ayat :
Efesus 6: 13, Lukas 9: 60, II Timotius 4: 1-5, Lukas 4: 43.
Dalam selengkap senjata Allah ada 2 perlengkapan senjata Allah yang saling terkait dengan pemberitaan firman Allah, yaitu
1. Memakai kasut memberitakan injil kerajaan Surga [kasut simbol kerendahan & kerelaan hati].
2. Menggunakan pedang roh yaitu firman Allah.
Tuhan Yesus sendiri sebelum terangkat ke Surga memberikan amanat agung agar semua orang percaya termasuk murud-muridNya memberitakan firman Allah [supaya menjadi imam & saksi bagi Dia].
Pemberitaan firman Allah juga mempunyai kaitan dengan kedatangan Tuhan yang kedua. Ia mengatakan sebelum seluruh tempat di dunia di datangi [dalam pemberitaan firmanNya], Ia sudah akan datang ke dunia. Jadi barang siapa menyampaikan pemberitaan firman Allah, ia juga menanti-nantikan dan mempercepat kedatangan Kristus.
Pemberitaan firman Allah menjadi suatu hal yang penting, supaya suatu hari kelak tidak ada tuntutan lagi kepada Kristus dari pihak mereka yang mengatakan, “mengapa semuanya ini belum pernah aku dengar”.
Tuhan mengatakan “jika kamu tahu harus berbuat baik tetapi kamu tidak melakukannya, kamu berdosa”. Jadi jika kita tahu ada salah satu dari saudara kita yang tersesat dan perlu mendengar akan firman Allah tetapi kita tidak memperingatkannya , ia akan mati karena dosanya, tetapi Tuhan akan menuntut pertanggungan jawab atas kita. Namun jika kita sudah memperingatkannya tetapi ia tidak mengindahkan, ia akan mati karena dosanya, namun kita telah menyelamatkan nyawa kita.
Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemberitaan firman Allah
1. Firman Allah harus diberitakan karena itu adalah perintah Allah sendiri/amanat agung.
2. Firman Allah dapat memberikan kekuatan bagi yang lemah dan pertumbuhan iman bagi mereka yang mendengar, “iman tumbuh dari pendengaran & pendengaran akan firman Kristus”, selain itu firman Allah bisa mejadi peringatan dan bagi mereka yang menyimpang dan tersesat.
3. Firman Allah adalah pedang roh yang dapat mengalahkan perlawanan dari iblis [karena kita tidak bisa memaki perisai iman saja untuk bertahan dari panah api iblis tetapi kita perlu melawan dan mengalahkan/mematahkan kuasa iblis], seperti pada waktu Yesus dicobai di padang gurun.
4. Firman yang diberitakan bertema “injil sepenuh”.
Injil dibedakan menjadi perjanjian lama dan baru, memberitakan injil sepenuh adalah pemberitaan injil mulai dari nubuatan akan datangNya Juru selamat, kelahiran Kristus, pekerjaan-pekerjaan Kristus di dunia, kematianNya/peristiwa penyalibaanNya, kebangkitanNya, kenaikkanNya ke Surga, dan pencurahan Roh Kudus [dalam perejanjian baru].
Jika kita menyampaikan injil dalam perjanjian lama, maka kita akan menyampaikan perkara-perkara besar/peristiwa ajaib Allah yang dilakukan secara langsung/tidak langsung oleh Tuhan atau melalui para umat pilihan Allah untuk menyatakan kebesaranNya dan kasihNya pada manusia.
Dalam perjanjian lama juga disampaikan tentang kitab taurat Musa [10 perjanjian Allah], tetapi manusia gagal melakukan apa yang tertulis dalam kitab ini, bahkan Rasul Paulus mengatakan “karena taurat, manusia malah mengenal akan dosa” [walaupun sebenarnya sebelum kitab taurat ini diberikan manusia sudah berdosa dan mengenal akan dosa].
Mengapa manusia gagal melakukan perintah dalam kitab taurat? karena manusia berusaha dengan kekuatannya sendiri untuk mengerjakan apa yang tertulis dalam kitab ini, kitab ini sebenarnya adalah benar dan perintah kebenaran Allah.
Karena manusia melihat perintah-perintah Allah sebagai suatu beban yang berat untuk dikerjakan. [tidak dikerjakan karena muatan kasih dan kerelaan hati tetapi karena keterpaksaan].
Dalam perkembangan selanjutnya Allah memberi solusi kepada manusia yaitu manusia baru bisa mengerjakan perintah-perintah Allah jika manusia tidak mengerjakan dengan kekuatannya sendiri tetapi harus bersatu dengan kekuatan Allah, karena itu Allah memberikan Roh kudusNya tinggal dalam tubuh kita menjadi Penolong bagi kita, kata mereka, “jadi siapa yang bisa mengerjakan semua ini?”, kata Yesus “apa yang mustahil bagi manusia tidak mustahil bagi Allah”. Dalam hal bagaimana manusia diselamatkan mutlak harus melalui korban kristus, namun kita juga harus memahami bahwa untuk mendapatkan keselamatan itu Allah tidak ingin bekerja sendiri, Ia perlu respons dan kerjasama yang baik/sinergi dengan manusia [menyelaraskan kehendak kita dengan kehendak Allah], jadi sekalipun Allah telah memberikan jalan keselamatan tetapi jika manusia tidak meresponi dan bekerja sama dengan baik dengan Allah, manusia juga tidak akan mendapatkan keselamatan itu [dalam hal tertentu memang Allah mengerjakan sendiri tanpa bantuan siapapun seperti, menciptakan manusia, matahari, bulan dan bintang, bumi dan alam semesta, hewan dan tumbuh-tumbuhan, serta mahluk roh seperti malaikat].
Melalui kedatangan Kristus di dunia, Yesus memberikan teladan kasih kepada manusia. Jadi sebenarnya misi kedatangan Allah tidak hanya menyelamatkan manusia yang berdosa tetapi juga menunjukkan teladan kasih kepada manusia, yaitu apa yang sudah dikerjakan Yesus kepada BapaNya, mentaati perintah BapaNya, mau menderita, dan mati bagi manusia.
Melalui teladan kasih ini, Tuhan Yesus ingin supaya manusia melihat bahwa Ia bisa mengerjakan perintah-perintah Bapanya semata-mata bukan karena keterpaksaan tetapi karena kasih yang timbul dari dalam hatiNya kepada BapaNya. [Banyak kesaksian, manusia yang sudah lahir baru dan hidup dalam Kristus bisa mengerjakan perintah-perintah Allah bahkan rela mati dan berkorban bagi Kristus].
5. Pemberitaan perjanjian lama perlu Karena perjanjian baru tidak akan ada tanpa perjanjian lama [Allah tidak menghapus taurat Musa dalam perjanjian lama, tetapi meneguhkannya].
Contoh peneguhan firman dan hanya bisa dikerjakan saat kita bekerja sama dengan Allah:
Ada firman yang mengatakan, “ jangan kamu berzinah”, firman ini diteguhkan, “jika engkau memandang perempuan dan engkau menyukainya, engkau sudah berzinah didalam hatimu”
Ada firman yang mengatakan, “mata ganti mata, gigi ganti gigi”, Yesus mengatakan, “kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi orang yang menganiaya kamu”, “jika engkau ditampar pipi kirimu, berikan juga pipimu yang lain”.
Firman-firman yang diteguhkan seakan semakin sulit untuk dikerjakan, tetapi Allah ingin menyatakan bahwa kita tidak bisa mengerjakan itu dengan pikiran kita, karena pikiran kita akan mengatakan itu sebagai kebodohan, tetapi jika kita memakai kekuatan dan pikiran Allah kita bisa mengerjakannya dan mengatakan hidupku bukan aku lagi tetapi Kristus hidup di dalam aku.
6. Pemberitaan firman Allah bukanlah keterpaksaan tetapi kehausan karena kasih kepada Allah. Pemazmur mengatakan, “seperti rusa rindu sungaiMu demikianlah jiwaku haus akan Engkau”. Seseorang yang haus/mengasihi akan mengerjakan segala sesuatu tanpa keterpaksaan tetapi dengan suka cita. Tuhan juga tidak suka jika kita mengerjakan perintah Allah [atau memberitakan firman Allah] dengan terpaksa dan dengan sedih hati.
7. Pada akhirnya kita akan memahami bahwa seluruh kitab suci bersumber dari dua hukum yang terutama, yaitu:
“kasihilah Tuhan Alahmu dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu” dan “kasihilah sesamamu manusia seperti engkau mengasihi dirimu sendiri”.
8. Memahami dan menyadari jika kita sudah melakukan firman Alalh dan menjadi pemberita firman semua bersumber dari Allah. Jangan memberitakan Firman karena motivasi lain, jangan dengan kesombongan [kehilangan esensi kebaikkan>lihat esensi kebaikkan], perlu adanya kerendahan hati.
“Ada banyak karunia Roh, tetapi dikerjakan oleh satu Roh, ada banyak perbuatan yang baik dan pelayanan tetapi dikerjakan oleh satu Allah”.
Pemberita firman adalah seperti sebuah pelita yang menerangi kegelapan, “FirmanMu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku”, tetapi pelita adalah sebuah alat/sarana untuk menerangi, yang membuat pelita itu menyala adalah api yang menyalakan pelita itu [api adalah simbol dari Roh Kudus Allah].
9. Tambahan
Sebenarnya firman Allah tidak pernah berhenti ditulis oleh Allah. Pada jaman dahulu Firman itu ditulis melalui nabi-nabi Allah/orang yang diutus Allah atau oleh Allah sendiri [kitab Taurat], dan akhirnya manusia menyatukannya menjadi satu kumpulan kitab-kitab Allah.
Di jaman sekarang Allah terus menulis firman-firmanNya, tetapi tidak ditulis dalam buku-buku/kitab, melainkan ditulis dalam kehidupan orang-orang percayaNya, melalui mujizat-mujizat yang dilakukan Allah dalam kehidupan mereka, juga melalui nubuatan dan pewahyuan Allah kepada orang-orang percayaNya untuk disampaikan supaya menjadi terang di dalam dunia yang gelap.
Allah tidak pernah berhenti menulis, bekerja, memperhatikan dan menyertai kita dulu, sekarang dan sampai Ia akan datang ke dua kali menjemput kita semua, karena Ia sangat mengasihi kita.
“Aku pergi kepada Bapa dan membuat tempat tinggal bagimu di Surga, supaya dimana Aku berada engkau pun berada”.
“Ketahuilah Aku menyertai engkau sampai kepada akhir jaman”.
Fasilitas yang didapat bagi mereka yang mendengar, memberitakan dan menjadi pelaku firman Allah
1. Hidup berbahagia dan damai sejahtera dalam Allah, “ berbahagia adalah mereka yang mendengar perkataanKu dan yang melakukannya”.
2. Hidup kita dan keluarga kita akan diberkati, Tuhan berjanji barang siapa setia dan taat melayani Dia, Ia akan memelihara dan melindungi kita bahkan anak cucu kita pun diberkati, “sehingga tidak didapati anak cucumu meminta-minta”.
3. Hidup diberkati dan menjadi berkat bagi orang lain.
Written by ~A, 2008
Efesus 6: 13, Lukas 9: 60, II Timotius 4: 1-5, Lukas 4: 43.
Dalam selengkap senjata Allah ada 2 perlengkapan senjata Allah yang saling terkait dengan pemberitaan firman Allah, yaitu
1. Memakai kasut memberitakan injil kerajaan Surga [kasut simbol kerendahan & kerelaan hati].
2. Menggunakan pedang roh yaitu firman Allah.
Tuhan Yesus sendiri sebelum terangkat ke Surga memberikan amanat agung agar semua orang percaya termasuk murud-muridNya memberitakan firman Allah [supaya menjadi imam & saksi bagi Dia].
Pemberitaan firman Allah juga mempunyai kaitan dengan kedatangan Tuhan yang kedua. Ia mengatakan sebelum seluruh tempat di dunia di datangi [dalam pemberitaan firmanNya], Ia sudah akan datang ke dunia. Jadi barang siapa menyampaikan pemberitaan firman Allah, ia juga menanti-nantikan dan mempercepat kedatangan Kristus.
Pemberitaan firman Allah menjadi suatu hal yang penting, supaya suatu hari kelak tidak ada tuntutan lagi kepada Kristus dari pihak mereka yang mengatakan, “mengapa semuanya ini belum pernah aku dengar”.
Tuhan mengatakan “jika kamu tahu harus berbuat baik tetapi kamu tidak melakukannya, kamu berdosa”. Jadi jika kita tahu ada salah satu dari saudara kita yang tersesat dan perlu mendengar akan firman Allah tetapi kita tidak memperingatkannya , ia akan mati karena dosanya, tetapi Tuhan akan menuntut pertanggungan jawab atas kita. Namun jika kita sudah memperingatkannya tetapi ia tidak mengindahkan, ia akan mati karena dosanya, namun kita telah menyelamatkan nyawa kita.
Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemberitaan firman Allah
1. Firman Allah harus diberitakan karena itu adalah perintah Allah sendiri/amanat agung.
2. Firman Allah dapat memberikan kekuatan bagi yang lemah dan pertumbuhan iman bagi mereka yang mendengar, “iman tumbuh dari pendengaran & pendengaran akan firman Kristus”, selain itu firman Allah bisa mejadi peringatan dan bagi mereka yang menyimpang dan tersesat.
3. Firman Allah adalah pedang roh yang dapat mengalahkan perlawanan dari iblis [karena kita tidak bisa memaki perisai iman saja untuk bertahan dari panah api iblis tetapi kita perlu melawan dan mengalahkan/mematahkan kuasa iblis], seperti pada waktu Yesus dicobai di padang gurun.
4. Firman yang diberitakan bertema “injil sepenuh”.
Injil dibedakan menjadi perjanjian lama dan baru, memberitakan injil sepenuh adalah pemberitaan injil mulai dari nubuatan akan datangNya Juru selamat, kelahiran Kristus, pekerjaan-pekerjaan Kristus di dunia, kematianNya/peristiwa penyalibaanNya, kebangkitanNya, kenaikkanNya ke Surga, dan pencurahan Roh Kudus [dalam perejanjian baru].
Jika kita menyampaikan injil dalam perjanjian lama, maka kita akan menyampaikan perkara-perkara besar/peristiwa ajaib Allah yang dilakukan secara langsung/tidak langsung oleh Tuhan atau melalui para umat pilihan Allah untuk menyatakan kebesaranNya dan kasihNya pada manusia.
Dalam perjanjian lama juga disampaikan tentang kitab taurat Musa [10 perjanjian Allah], tetapi manusia gagal melakukan apa yang tertulis dalam kitab ini, bahkan Rasul Paulus mengatakan “karena taurat, manusia malah mengenal akan dosa” [walaupun sebenarnya sebelum kitab taurat ini diberikan manusia sudah berdosa dan mengenal akan dosa].
Mengapa manusia gagal melakukan perintah dalam kitab taurat? karena manusia berusaha dengan kekuatannya sendiri untuk mengerjakan apa yang tertulis dalam kitab ini, kitab ini sebenarnya adalah benar dan perintah kebenaran Allah.
Karena manusia melihat perintah-perintah Allah sebagai suatu beban yang berat untuk dikerjakan. [tidak dikerjakan karena muatan kasih dan kerelaan hati tetapi karena keterpaksaan].
Dalam perkembangan selanjutnya Allah memberi solusi kepada manusia yaitu manusia baru bisa mengerjakan perintah-perintah Allah jika manusia tidak mengerjakan dengan kekuatannya sendiri tetapi harus bersatu dengan kekuatan Allah, karena itu Allah memberikan Roh kudusNya tinggal dalam tubuh kita menjadi Penolong bagi kita, kata mereka, “jadi siapa yang bisa mengerjakan semua ini?”, kata Yesus “apa yang mustahil bagi manusia tidak mustahil bagi Allah”. Dalam hal bagaimana manusia diselamatkan mutlak harus melalui korban kristus, namun kita juga harus memahami bahwa untuk mendapatkan keselamatan itu Allah tidak ingin bekerja sendiri, Ia perlu respons dan kerjasama yang baik/sinergi dengan manusia [menyelaraskan kehendak kita dengan kehendak Allah], jadi sekalipun Allah telah memberikan jalan keselamatan tetapi jika manusia tidak meresponi dan bekerja sama dengan baik dengan Allah, manusia juga tidak akan mendapatkan keselamatan itu [dalam hal tertentu memang Allah mengerjakan sendiri tanpa bantuan siapapun seperti, menciptakan manusia, matahari, bulan dan bintang, bumi dan alam semesta, hewan dan tumbuh-tumbuhan, serta mahluk roh seperti malaikat].
Melalui kedatangan Kristus di dunia, Yesus memberikan teladan kasih kepada manusia. Jadi sebenarnya misi kedatangan Allah tidak hanya menyelamatkan manusia yang berdosa tetapi juga menunjukkan teladan kasih kepada manusia, yaitu apa yang sudah dikerjakan Yesus kepada BapaNya, mentaati perintah BapaNya, mau menderita, dan mati bagi manusia.
Melalui teladan kasih ini, Tuhan Yesus ingin supaya manusia melihat bahwa Ia bisa mengerjakan perintah-perintah Bapanya semata-mata bukan karena keterpaksaan tetapi karena kasih yang timbul dari dalam hatiNya kepada BapaNya. [Banyak kesaksian, manusia yang sudah lahir baru dan hidup dalam Kristus bisa mengerjakan perintah-perintah Allah bahkan rela mati dan berkorban bagi Kristus].
5. Pemberitaan perjanjian lama perlu Karena perjanjian baru tidak akan ada tanpa perjanjian lama [Allah tidak menghapus taurat Musa dalam perjanjian lama, tetapi meneguhkannya].
Contoh peneguhan firman dan hanya bisa dikerjakan saat kita bekerja sama dengan Allah:
Ada firman yang mengatakan, “ jangan kamu berzinah”, firman ini diteguhkan, “jika engkau memandang perempuan dan engkau menyukainya, engkau sudah berzinah didalam hatimu”
Ada firman yang mengatakan, “mata ganti mata, gigi ganti gigi”, Yesus mengatakan, “kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi orang yang menganiaya kamu”, “jika engkau ditampar pipi kirimu, berikan juga pipimu yang lain”.
Firman-firman yang diteguhkan seakan semakin sulit untuk dikerjakan, tetapi Allah ingin menyatakan bahwa kita tidak bisa mengerjakan itu dengan pikiran kita, karena pikiran kita akan mengatakan itu sebagai kebodohan, tetapi jika kita memakai kekuatan dan pikiran Allah kita bisa mengerjakannya dan mengatakan hidupku bukan aku lagi tetapi Kristus hidup di dalam aku.
6. Pemberitaan firman Allah bukanlah keterpaksaan tetapi kehausan karena kasih kepada Allah. Pemazmur mengatakan, “seperti rusa rindu sungaiMu demikianlah jiwaku haus akan Engkau”. Seseorang yang haus/mengasihi akan mengerjakan segala sesuatu tanpa keterpaksaan tetapi dengan suka cita. Tuhan juga tidak suka jika kita mengerjakan perintah Allah [atau memberitakan firman Allah] dengan terpaksa dan dengan sedih hati.
7. Pada akhirnya kita akan memahami bahwa seluruh kitab suci bersumber dari dua hukum yang terutama, yaitu:
“kasihilah Tuhan Alahmu dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu” dan “kasihilah sesamamu manusia seperti engkau mengasihi dirimu sendiri”.
8. Memahami dan menyadari jika kita sudah melakukan firman Alalh dan menjadi pemberita firman semua bersumber dari Allah. Jangan memberitakan Firman karena motivasi lain, jangan dengan kesombongan [kehilangan esensi kebaikkan>lihat esensi kebaikkan], perlu adanya kerendahan hati.
“Ada banyak karunia Roh, tetapi dikerjakan oleh satu Roh, ada banyak perbuatan yang baik dan pelayanan tetapi dikerjakan oleh satu Allah”.
Pemberita firman adalah seperti sebuah pelita yang menerangi kegelapan, “FirmanMu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku”, tetapi pelita adalah sebuah alat/sarana untuk menerangi, yang membuat pelita itu menyala adalah api yang menyalakan pelita itu [api adalah simbol dari Roh Kudus Allah].
9. Tambahan
Sebenarnya firman Allah tidak pernah berhenti ditulis oleh Allah. Pada jaman dahulu Firman itu ditulis melalui nabi-nabi Allah/orang yang diutus Allah atau oleh Allah sendiri [kitab Taurat], dan akhirnya manusia menyatukannya menjadi satu kumpulan kitab-kitab Allah.
Di jaman sekarang Allah terus menulis firman-firmanNya, tetapi tidak ditulis dalam buku-buku/kitab, melainkan ditulis dalam kehidupan orang-orang percayaNya, melalui mujizat-mujizat yang dilakukan Allah dalam kehidupan mereka, juga melalui nubuatan dan pewahyuan Allah kepada orang-orang percayaNya untuk disampaikan supaya menjadi terang di dalam dunia yang gelap.
Allah tidak pernah berhenti menulis, bekerja, memperhatikan dan menyertai kita dulu, sekarang dan sampai Ia akan datang ke dua kali menjemput kita semua, karena Ia sangat mengasihi kita.
“Aku pergi kepada Bapa dan membuat tempat tinggal bagimu di Surga, supaya dimana Aku berada engkau pun berada”.
“Ketahuilah Aku menyertai engkau sampai kepada akhir jaman”.
Fasilitas yang didapat bagi mereka yang mendengar, memberitakan dan menjadi pelaku firman Allah
1. Hidup berbahagia dan damai sejahtera dalam Allah, “ berbahagia adalah mereka yang mendengar perkataanKu dan yang melakukannya”.
2. Hidup kita dan keluarga kita akan diberkati, Tuhan berjanji barang siapa setia dan taat melayani Dia, Ia akan memelihara dan melindungi kita bahkan anak cucu kita pun diberkati, “sehingga tidak didapati anak cucumu meminta-minta”.
3. Hidup diberkati dan menjadi berkat bagi orang lain.
Written by ~A, 2008
Label:
Pelajaran Firman Allah
Langganan:
Postingan (Atom)
